• 3

    Jan

    Ingin Merasakan Tamparan "Sego Tempong" ?

    Maraknya pemberitaan aneka kuliner di sejumlah daerah, ternyata juga mengangkat keberadaan makanan khas daerah. Di Banyuwangi selain dikenal tempat asal “Rujak Soto”, juga ada makanan yang disebut “Sego Tempong”. Nasi dengan sambal khas ini, disantap dengan lauk pada umumnya, seperti ikan laut segar goreng, tempe dan tahu goreng, bisa juga ayam goreng dan empal. Namun yang paling khusus adalah sambalnya, karena diracik secara khusus. Mulai bahan tomat (ranti-bhs Using), serta terasi yang digunakan. Bahkan saking pedasnya, orang yang habis menyatap Nasi Sambal ini seperti di-Tempong (Tampar-bhs Indonesia). Nah, dari sinilah muncul istilah “Nasi Tempong” yang membuat penyuka makanan pedas menjadi ketagihan. Sebetulnya makanan sederhana ala rakyat itu, jug
  • 3

    Dec

    Banyuwangi Kota Seribu Rujak

    Sing koyo ring Banyuwangi, rujak akeh manceme/Durung weruh rasane magih arane, nganeh anehi. Lalio nang han dodol, tapi jojo lali nang rujake ….(Tidak seperti di Banyuwangi, rujak banyak macamnya/Belum tahu rasanya, mendengar namanya sudah aneh// Boleh lupa kepada penjualnya, tapi jangan lupa ke rujaknya) Lagu yang pupuler pertengahan tahun 1970-an itu, berjudul Rujak Singgul. Dari puluhan nama rujak yang berkembang di Banyuwangi, ternyata nama Rujak Soto belum masuk. Rujak soto sendiri, bukan kreasi baru, tetapi modifikasi dari makanan yang sudah ada kemudian di campur. Sementara nama rujak yang berkembang lebih dulu, seperti Rujak Wuni, Rujak Locok, Rujak Lethok, Rujak Kecut, Rujak Pecel, Rujak cemplung dan Rujak Singgul, semua mengarah kepada nama bahan yang digunakan rujak, at
-

Author

Follow Me